Makassar – LPK Al Wahab School Makassar kembali menyelenggarakan Pembinaan K3 Operator Pesawat Angkat dan Angkut Sertifikat Kemnaker RI Batch 22. Kegiatan berlangsung pada Senin hingga Kamis, 7–10 September 2026, melalui program in house training di LPK Al Wahab School, Jalan Abdullah Daeng Sirua No. 252 C, Makassar.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh LPK Al Wahab School bekerja sama dengan PT Kasiromua sebagai PJK3. Program tersebut menjadi wadah bagi peserta pelatihan alat berat yang telah memiliki kemampuan mengoperasikan alat untuk melanjutkan pembinaan K3 sebagai bagian dari proses memperoleh lisensi operator sesuai bidang alat yang dikuasai.
Pembinaan K3 sebagai Tahapan Penting bagi Operator Alat Berat
Bagi operator alat berat, kemampuan mengoperasikan alat saja belum selalu cukup untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja. Dalam proses rekrutmen perusahaan, terutama pada sektor konstruksi, pertambangan, industri, logistik, dan proyek infrastruktur, lisensi operator sering menjadi salah satu dokumen yang dipersyaratkan. Oleh karena itu, Pembinaan K3 Operator Pesawat Angkat dan Angkut menjadi tahapan penting bagi peserta yang ingin meningkatkan kesiapan kerja. Melalui program ini, peserta tidak hanya memperkuat pemahaman mengenai pengoperasian alat, tetapi juga mempelajari aspek keselamatan dan kesehatan kerja yang berkaitan dengan tugas seorang operator.
Peserta yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan alat berat dan memiliki kemampuan pengoperasian dapat melanjutkan ke pembinaan K3 sesuai jenis alat masing-masing. Dengan demikian, keterampilan teknis yang telah diperoleh dapat didukung dengan pemahaman keselamatan kerja dan kelengkapan administrasi yang dibutuhkan dalam proses memasuki dunia kerja.

Diikuti 27 Peserta dari Berbagai Jenis Operator
Pembinaan K3 Operator Pesawat Angkat dan Angkut Batch 22 diikuti oleh 27 peserta dari beberapa bidang operator alat berat. Peserta terdiri atas: 9 operator excavator; 3 operator dump truck; 10 operator mobile crane; 2 operator forklift; 3 operator loader.
Komposisi peserta tersebut menunjukkan beragamnya kebutuhan tenaga operator alat berat yang memerlukan pembinaan K3 dan kelengkapan lisensi sesuai bidang pengoperasian masing-masing.
Meningkatkan Pemahaman Keselamatan Kerja Operator
Pembinaan K3 Operator Pesawat Angkat dan Angkut ini menghadirkan pemateri dari Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan. Kehadiran narasumber yang memiliki kewenangan di bidang ketenagakerjaan menjadi bagian penting dalam memberikan wawasan praktis dan regulatif kepada peserta selama proses pembinaan berlangsung.
Pembinaan K3 tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen atau persyaratan administrasi. Materi pembinaan juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai keselamatan kerja ketika mengoperasikan alat.
Operator memiliki tanggung jawab besar karena kesalahan pengoperasian dapat menimbulkan risiko terhadap pekerja, alat, maupun lingkungan kerja. Oleh sebab itu, pemahaman terhadap prosedur kerja aman, potensi bahaya, pemeriksaan alat, serta tanggung jawab operator menjadi bagian penting dari kesiapan seorang tenaga kerja profesional. Melalui pembinaan ini, peserta diharapkan dapat memahami bahwa kompetensi operator terdiri atas dua unsur yang saling berkaitan, yaitu kemampuan teknis mengoperasikan alat dan kemampuan menerapkan prinsip K3 selama bekerja.
Mendukung Kesiapan Peserta Memasuki Dunia Kerja
LPK Al Wahab School terus berupaya memberikan jalur pengembangan kompetensi bagi peserta pelatihan alat berat. Setelah memperoleh keterampilan pengoperasian, peserta dapat melanjutkan pembinaan K3 sehingga memiliki kesiapan yang lebih baik ketika mengikuti proses rekrutmen perusahaan. Kerja sama antara LPK Al Wahab School dan PT Kasiromua sebagai PJK3 juga menjadi bagian dari upaya menyediakan akses pembinaan K3 bagi calon operator maupun operator yang ingin melengkapi persyaratan profesionalnya.
Dengan adanya Pembinaan K3 Operator Pesawat Angkat dan Angkut Batch 22 ini, peserta diharapkan semakin siap menghadapi kebutuhan industri yang menuntut tenaga kerja terampil, disiplin, memahami keselamatan kerja, serta memiliki dokumen pendukung sesuai bidang pekerjaannya.
Seluruh proses belajar, latihan, dan usaha yang telah dijalani peserta diharapkan segera memperoleh hasil yang baik. Semoga kompetensi dan pembinaan yang telah ditempuh dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk memperoleh kesempatan kerja dan mengembangkan karier sebagai operator alat berat profesional.
Setiap materi, latihan, dan pembelajaran yang diperoleh menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan dunia industri yang semakin mengutamakan keterampilan dan keselamatan kerja. Semoga seluruh peserta dapat memperoleh hasil terbaik, mengembangkan kemampuan yang telah dimiliki, serta meraih peluang kerja sesuai bidang kompetensinya.
(an_aws)
